Selasa, 08 April 2014




ARTIKEL LAPORAN HASIL SURVEI FORUM DISKUSI
 FACEBOOK SEBAGAI INOVASI BELAJAR ?
disusun oleh : Rahmi - 1215125750


I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memudarkan batas-batas Negara dimana setiap individu dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi yang ingin mereka ketahui.Hal ini juga berpengaruh pada dunia pendidikan.Belajar yang awalnya terbatas ruang dan waktu kini telah berubah menjadi kapan saja,dan dimana saja.Belajar yang dulunya membutuhkan seorang guru,kini dapat dilakukan secara mandiri.Belajar yang dulu hanya melalui buku/modul kini dapat dilakukan secara online melalui media social.
Media social  kini telah banyak digunakan dalam proses pembelajaran.Hal ini tentunya diharapkan dapat menarik minat peserta didik.Facebook merupakan salah satu media social yang banyak digunakan oleh semua orang terutama para pemelajar.
Facebook pun telah dimanfaatkan dalam Mata kuliah Difusi Inovasi Pendidikan di Universitas Negeri Jakarta pada jurusan Teknologi Pendidikan memanfaatkan untuk melihat keaktifan mahasiswa di luar kelas melalui forum diskusi online.Apakah facebook dapat dikatakan inovasi dalam belajar ? Pada artikel ini, saya akan menjawab pertanyaan tersebut berdasarkan hasil survei yang telah saya lakukan beberapa waktu lalu.

B. PERTANYAAN SURVEI
“Apakah Forum Group Discussion DIP ini termasuk inovasi dalam mata kuliah ini? Kalau Anda jawab “YES”, “NO” atau “YES & NO”, berikan alasan yang mengacu pada teori Rogers & Reigeluth.”
1.    Hitung dan tabulasi berapa jumlah yang “ngoceh” (menjawab) serta berapa yang “bengong” (tidak menjawab).
2.    Hitung dan tabulasi dari yang “nyerocos” itu, berapa yang memilih “YES “, “NO” dan “YES & NO”.
3.    Kategori/klasifikasi serta hitung frekuensinya berdasarkan alasan yang sama.
(Sajikan data tersebut dalam bentuk tabel, grafik batang dan diagram 3D).
C. TUJUAN DAN MANFAAT HASIL SURVEI
      Tujuan :
1.    Mengetahui tingkat keaktifan mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan dalam diskusi facebook yang diadakan pada mata kulaih DIP.
2.    Membuat mahasiswa lebih berani didalam menyatakan pendapat mereka.
3.    Mengetahui sejauh mana efektivitas dan efisiensi facebook sebagai forum diskusi.
Manfaat :
1.    Mahasiswa dapat belajar dimana saja dan kapan saja
2.    Mahasiswa memiliki kebebasan didalam menyatakan pendapat mereka
3.    Dosen dapat memberikan feedback langsung terhadap jawaban mahasiswa

D. RESPONDEN SURVEI
Responden yang dalam survey ini adalah seluruh mahasiswa aktif jurusan Teknologi Pendidikan Non-Reguler semester 100 yang mengambil mata kuliah Difusi Inovasi serta bergabung dalam Forum Group Discussion DIP yang berjumlah 52 orang.
E. TEKNIK SURVEI
Teknik survey yang saya lakukan adalah dengan mengamati jawaban responden melalui pertanyaan  yang diposting di Forum Group Discussion DIP, kemudian menghitung jumlah mahasiswa yang menjawab dan tidak menjawab pertanyaan di forum diskusi Facebook DIP pada tanggal 18-30 Maret 2014.Mendata jumlah mahasiswa yang menjawab "YES", "NO", dan "YES & NO" beserta alasannya,menganalisis jawaban tersebut dan memberikan kesimpulan terhadap data yang telah diterima.


II. HASIL SURVEI
A.            Berdasarkan survey yang saya lakukan pada Mahasiswa Non-reg kelas Difusi Inovasi Pendidikan dalam Diskusi Facebook pada Tanggal 18 – 30 Maret 2014.Berikut penjabaran saya :

Tabel Keaktifan Mahasiswa
Mahasiswa
Frekuensi
Menjawab
48
Tidak Menjawab
5
Jumlah
53



A.      Data mahasiswa Non-Reg kelas Difusi Inovasi Pendidikan yang menjawab “YES”, “NO”,dan “YES & NO”
Tabel Jawaban Mahasiswa






                    C.        Data mahasiswa Non-Reg kelas Difusi Inovasi Pendidikan yang menjawab.


Tabel Alasan Mahasiswa yang Menjawab
  
Jawaban
Alasan
Frekuensi
YES
a) Diskusi menggunakan Facebook merupakan hal yang baru.
b)  Metode ini membuat mahasiswa berani menyampaikan pendapat,lebih aktif.
c) Metode ini meminimalisir keterbatasan waktu pada perkuliahan tatap muka
5

5

3
NO
a)     Metode ini hanya mengadopsi E-Learning dan sebagian indivudu ada yang pernah merasakan
b)     Perubahannnya tidak menyeluruh dan juga berkelanjutan,jika mata kuliah DIP selesai mungkin saja metode ini tidak digunakan lagi
c)     Diskusi tatap muka dianggap lebih baik
3


4



1
YES& NO
a)     Metode ini merupakan inovasi tetapi tidak menyeluruh karena masih dilakukan proses tatap muka ,dan tidak berkelanjutan karena hanya sampai mata kuliah ini selesai.
b)  Metode ini dianggap baru bagi yang belum pernah menggunakan medsos sebagai media pembelajaran dan juga sebaliknya dianggap tidak baru karena sebagian ada yang sudah pernah merasakan belajar menggunakan medsos.
c) Tidak efektif karena siswa tidak berdiskusi,melainkan hanya sekedar memberi tanggapan.Sehingga tujuannya dari forum ini tidak tercapai.
d) Bukan merupakan inovasi,tidak menyeluruh hanya memanfaatkan facebook saja
15




7





3



2








III. PEMBAHASAN
Menurut saya pembelajaran menggunakan media social ini merupakan salah satu inovasi dalam proses pembelajaran dikarenakan sebelumnya saya tidak pernah belajar melalui media social.Saya hanya menggunakan media sosial sebagai media komunikasi dengan teman-teman.Keberadaan Forum Group Disscussion akan meningkatkan efektivitas didalam belajar dikarenakan lebih efisien.Seperti yang kita ketahui belajar menggunakan jaringan online seperti FGD tidak terbatas oleh waktu.FGD seharusnya dapat menarik minat peserta didik karena akan menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik dan menyenangkan.Tetapi mungkin sulit bagi mahasiswa sebagai peserta didik untuk belajar melalui FGD,karena kita terbiasa belajar secara konvensional dimana terdapat pembelajar yang memfasilitasi kita di dalam proses pembelajaran.
Dari survey yang saya lakukan pada mahasiswa Teknologi Pendidikan yang mengambil mata kuliah DIP dan bergabung dengan Forum Group Discussion dengan jumlah 53 orang, hanya 48 orang yang memberi feedback.Mahasiswa yang tidak ikut berpartisipasi dalam FGD berjumlah 5 orang,hal ini mungkin dikarenakan beberapa alasan seperti : mereka sibuk dengan aktivitas mereka, mereka tidak aktif didalam mengecek facebook mereka,mereka tidak memiliki koneksi internet ,dan mungkin mereka malas untuk mencari tahu maupun bertanya.
Berdasarkan data survey dapat terlihat mahasiswa yang setuju dengan pendapat saya bahwa FGD merupakan inovasi dan juga ada yang berpendapat lain.Jawaban mereka yang bervariasi dikarenakan mereka mengacu pada  teori Rogers yang mengatakan “Inovasi adalah suatu ide, gagasan, praktek atau objek/benda yang disadari dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau kelompok untuk diadopsi.” Dan teori Reigeluth “Inovasi adalah suatu proses perubahan secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam mencapai suatu tujuan tertentu.”
Saya menyajikan hasil survey dengan menggunakan grafik pie untuk melihat keaktifan siswa,kemudian grafik batang untuk jumlah siswa yang menjawab “YES”, “NO” ,”YES & NO”.Saya memilih grafik batang dan pie karena menurut saya lebih mudah dimengerti dan individu lebih familiar dengan kedua grafik tersebut.
Proses  survey pun dilakukan dengan menghitung jumlah yang menjawab “YES”, “NO” ,”YES & NO”.Dengan hasil sebagai berikut :
-          sebagian yang memilih YES menganggap diskusi melalui facebook merupakan hal yang baru dan belum pernah mereka lakukan sebelumnya,selain itu dengan diskusi ini dapat meminimalisir keterbatasan waktu pada pertemuan tatap muka karena diskusi ini dapat diakses kapan saja.
-          Individu yang memilih NO berpendapat bahwa diskusi ini tidak berkelanjutan,mereka juga menganggap diskusi ini hanya adopsi dari E-Learning
-          Sementara yang menjawab YES&NO,memiliki pendapat bahwa diskusi ini memang merupakan inovasi bagi sebagian individu yang belum pernah merasakan.Tetapi metode ini juga dianggap tidak efektif karena mahasiswa hanya mengomentari bukan berdiskusi.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa FGD yang diadakan pada mata kuliah DIP cukup efektif karena banyak siswa yang aktif menjawab.Mungkin jika pertanyaan ini ditanyakan guru dikelas tidak mungkin semua mahasiswa akan menjawab karena terbatas waktu dan tidak semua mahasiswa memiliki keberanian untuk menyatakan pendapat mereka.Dari hasil jawaban mereka pun kita dapat mengetahui bahwa mahasiswa TP cukup kritis didalam menjawab pertanyaan.
IV. KESIMPULAN
“Apakah Forum ini merupakan suatu inovasi?”, Dari berbagai pendapat yang dikemukakan,kita dapat mengetahui bahwa sebagian peserta didik pernah melakukan proses pembelajaran melalui media social sedangkan sebagian lagi menganggap proses ini merupakan hal yang baru. Penerapan forum ini tentunya akan lebih optimal jika setiap individu memiliki tanggung jawab dan memiliki kemauan untuk mencari tahu agar tidak ketinggalan informasi dan dapat aktif dalam perkuliahan.
SARAN :
Saran saya ada baiknya jika dosen pengampu mata kuliah yang mengadakan FGD maupun kuliah online lain memberikan feedback dengan cepat atas jawaban-jawaban peserta didik yang beragam agar tidak terjadi salah penafsiran.
Dosen juga sebaiknya menegur mahasiswa yang tidak aktif agar dosen dapat mengetahui alasan mereka mengapa tidak aktif dalam kuliah online.Mungkin mereka memiliki keterbatasan fasilitas sehingga mereka sulit aktif didalam kulaih online.

DAFTAR PUSTAKA
Rogers, Everett M. Diffusion of Innovation. New York: The Free Press, 1993.
Siregar, E., & Nara, H. (2011). Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.
https://www.facebook.com/groups/538450156254109/


0 komentar:

Posting Komentar