Minggu, 28 September 2014

      
BUKU TEKS PELAJARAN

The world is A BOOK and those who do not travel read only one page.Buku merupakan jendela dunia, karena dengan membacanya kita dapat menjelajahi dunia tanpa perlu mengeluarkan uang yang banyak. Buku membuka wawasan kita terhadap hal-hal yang baru dan juga meningkatkan imajinasi seseorang yang membacanya.

      Kita mungkin sering membaca buku, tetapi tidak semua dari kita mengetahui apa pengertian buku itu sendiri. Menurut B.P Sitepu “Buku adalah kumpulan kertas berisi informasi, tercetak, disusun secara sistematis, dijilid serta bagian luarnya diberi pelindung terbuat dari kertas tebal, karton atau bahan lain. Kategorisasi buku menurut Permendiknas nomor 2 Tahun 2008 adalah :
1. Buku teks pelajaran merupakan buku acuan wajib yang digunakan disatuan pendidikan dasar dan menengah atau perguruan tinggiyang memuat materi pembelajaran dalam rangka peningkatan keimanan, ketaqwaan, akhlaq mulia dan kepribadian.
2. Buku panduan pendidik adalah buku yang memuat prinsip, prosedur, deskripsi materi pokok, dan model pembelajaran untuk digunakan oleh pendidik.
3. Buku pengayaan yaitu buku yang memuat materi untuk memperkaya pengetahuan pembelajar diluar dari buku teks pendidikan dasar.
4. Buku referensi merupakan buku yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi.

Apa yang terlintas di pikiran anda jika membaca sebuah buku yang sangat bagus ? Siapa penulisnya??
      So do I, Penulis dan buku tidak dapat dipisahkan. Penulis mungkin masih menjadi profesi yang masih jarang di gandrungi setiap orang walaupun kenyataannya Industri perbukuan di Indonesia kini telah berkembang tetapi Indonesia masih kekurangan penulis yang berkualitas. Mungkin banyak remaja yang mulai mencoba menjadi seorang penulis tetapi hal ini hanya dijadikan hobi semata walaupun buku yang ia tulis nantinya di edarkan dipasaran hal ini pun hanya untuk mencari keuntungan sesaat. Sehingga buku yang ditulisnya cenderung tidak berkualitas, sebagai seorang pencinta buku saya menyadari bahwa ada banyak sekali novel dengan berbagai judul dipasaran. Tetapi tidak semua novel tersebut memiliki alur cerita yang orisinil bahkan ada novel yang memiliki cerita yang tidak berbeda jauh. Hal ini membuktikan menjadi penulis bukan hal yang mudah dilakukan begitupun menjadi penulis BUKU TEKS PELAJARAN.

      Buku teks pelajaran menurut Kementerian Pendidikan Nasional yang tercantum dalam Permendiknas Nomor 2 Tahun 2008 adalah buku acuan wajib untuk digunakan di satuan pendidikan dasar dan menengah atau perguruan tinggi yang memuat materi pembelajaran dalam rangka peningkatan keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, dan kepribadian, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, peningkatan kepekaan dan kemampuan estetis, peningkatan kemampuan kinestetis dan kesehatan yang disusun berdasarkan standar nasional pendidikan. 

      Keberadaan buku teks pada proses pembelajaran tidak dapat dihilangkan, walaupun kini peserta didik dapat memperoleh materi yang ia pelajari dari berbagai sumber tetapi buku teks tetap digunakan karena buku teks merupakan pedoman bagi peserta didik untuk belajar secara mandiri. Khususnya kini dimana sistem pembelajaran berorientasi pada siswa (student centered), hal ini tentu membuat buku teks pelajaran sangat dibutuhkan sebagai sumber yang dapat di pelajari kapan saja dan dimana saja. Buku teks menjadi salah satu sumber belajar yang sulit tergantikan.Buku Teks yang baik memiliki 3 bagian yaitu:
-       Bagian awal, terdiri dari cover, kata pengantar, daftar isi.
-       Bagian isi, terdiri dari tujuan pembelajaran, isi materi, soal latihan
-       Bagian akhir , terdiri dari lampiran, glosarium, daftar pustaka, indeks.

      Menulis Buku Teks Pelajaran bukanlah hal yang mudah karena ada banyak hal yang harus diperhatikan dan juga rambu-rambu yang harus ditaati oleh seorang penulis buku teks. Berikut merupakan kesimpulan yang saya dapatkan dari berbagai sumber tentang  tata cara penulisan buku teks pelajaran yang baik dan benar :

Komponen Dasar
1.    Identifikasi sasaran
Sasaran disini yaitu peserta didik seperti SD,SMP,SMA maupun Mahasiswa. Penulis harus tahu siapa sasaran mereka sehingga buku yang ditulis sesuai dengan kebutuhan peserta didik tersebut.Walaupun nantinya buku tersebut akan digunakan oleh orang banyak/umum tetapi buku tetap harus disesuaikan dengan sasarannya.

2.    Isi/Materi
Isi buku merupakan hal yang harus diperhatikan. Ada banyak hal yang harus di pertimbangkan seperti relevansi antara buku teks dengan kurikulum, apakah buku itu sudah mengandung tujuan pembelajaran yang baik, apakah bahasa yang digunakan jelas dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

3.    Sistematika Buku Teks
Hal ini berkaitan dengan tata letak/ layout dari sebuah buku agar mudah dipahami dan teratur .Dengan mengetahui hal ini penulis dapat merancang buku yang baik dan meletakkan setiap bagian dengan tepat.

4.    Bahasa Yang Digunakan
Bahasa yang digunakan pada buku Teks dengan novel sangat lah berbeda karena bahasa pada novel biasanya disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami. Sedangkan untuk buku Teks bahasa yang digunakan adalah bahasa yang baku atau sesuai dengan EYD, tetapi hal ini tidak membuat buku teks sulit dipahami, maka dari itu penulis buku teks harus memiliki pengetahuan tentang tata cara menulis yang baik dan benar. Sehingga disaat siswa membaca buku Teks dia akan mudah memahami buku tersebut walaupun dikemas dengan kata yang baku.

5.    Aspek penyajian
Aspek penyajian berbeda dengan sistematika, karena pada bagian ini penulis diharapkan dapat menyalurkan kreativitas mereka. Hal ini berkaitan dengan Packaging dari buku tersebut, seperti gambar yang digunakan untuk mengilustrasikan materi, kombinasi warna yang digunakan, cara penyajian soal yang menarik dan berbeda sehingga menimbulkan minat siswa untuk membaca.

6.    Faktor fisik
Faktor fisik sebuah buku mengacu pada penampilan buku yang disesuaikan dengan peserta didik, seperti ketebalan buku, kertas yang digunakan, font yang dipakai. Seperti buku untuk anak SD biasanya lebih tebal dengan font yang besar pula agar mereka mudah membacanya, sedangkan buku baca untuk orang dewasa biasanya berukuran sedang selain itu kertas yang digunakan pun biasanya jenis kertas Koran hal ini agar mata orang dewasa tidak cepat lelah saat membaca buku.

Komponen Pelengkap
A.   Buku petunjuk bagi guru yang berisi pedoman di dalam melaksanakan proses belajar-membelajarkan, pada kurikulum 2013 setiap guru diberikan buku dimana pada buku tersebut terdapat rambu-rambu yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh seorang guru.
B.   Glosarium, hal ini membantu siswa untuk mengetahui kata-kata yang tidak Ia mengerti.
C.   Daftar pustaka, digunakan agar siswa dapat mencari referensi lain dari buku tersebut.

Dalam penyusunan Buku Teks terdapat 3 prinsip yang harus diperhatikan :

A.   Prinsip konsistensi : berkaitan dengan kesesuain isi buku tersebut. Misalnya Tujuan pembelajaran yang harus dicapai ada empat maka, pokok bahasannya pun juga empat. Jadi apa yang disajikan harus sesuai dengan apa yang ingin dicapai.
B.   Prinsip kecukupan : hal ini memiliki arti keseimbangan yaitu materi yang disampaikan tidak boleh melebihi maupun kurang dari kompetensi yang ingin dicapai, karena jika berlebihan akan membuat peserta didik lelah sedangkan jika kurang maka akan menyulitkan peserta didik untuk mencapai kompetensi tersebut.
C.   Prinsip relevansi : Yaitu keterkaitan antara materi dengan komptensi yang ingin dicapai, selain itu materi juga harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Misalnya pada buku teks PLKJ, materi yang dibuat harus sesuai dengan budaya setempat, karena lingkungan perkotaan dan pedesaan berbeda.

Ketentuan didalam pembuatan Buku Teks Pelajaran
A.   Persyaratan berdasarkan dengan isi buku :
  •  Harus memuat materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
  • Antara tujuan dan kemampuan yang ingin dicapai hendaknya sesuai
  • Sesuai dengan ilmu pengetahuan yang bersangkutan dan juga perkembangan zaman
  • Isi buku tidak mengandung hal-hal diluar materi ajar (seperti politis,hal berbau SARA)

B.   Persyaratan Berdasarkan Penyajian
  • Buku hendaknya sistematis sehingga tidak membingungkan saat dipelajari
  •  Menumbuhkan minat peserta didik
  • Mengacu pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor.
  • Menggunakan bahasa ilmiah dan formal
C.   Persyaratan berdasarkan Bahasa
  • Menggunakan bahasa Indonsesia yang baik dan benar serta kalimat yang dirangkai disesuaikan dengan sasaran pembaca.
D.   Persyaratan berdasarkan dengan Ilustrasi
  •  Relevan dengan konsep, prinsip yang disajikan


Sumber :
Sitepu, B.P, Penulisan Buku Teks Pelajaran, Bandung: P.T Remaja Rosdakarya, 2012

0 komentar:

Posting Komentar